Popular Post

Popular Posts

Recent post

HOW TO MAKE AND SERVE

ES BUAH

 

 

 

 

 

 

 

 

Pembina : Titik Supriati S.Pd

Created by:

ATILA ISHAQ HAYRIN  03

AURA GISELA SYAKINATURROSYIDIN  04

BINTANG AJI KIANSANTANG  06

KINANTI MUNF DZAKI  16

NATHANAEL DAVID PRATAMA  21

SATRIA GALIH WIJAYA KUSUMA  24

 

 

SMPN 1 KEDIRI

2024

FOREWORD

 

              We present this paper which reviews fruit ice. In this writing, we try to present comprehensive information about important aspects related to fruit ice, from history, health benefits, to proper serving techniques. Through this paper, we hope to provide a deep understanding of how valuable and refreshing fruit ice is in our culinary culture. We thank you for this opportunity and hope that this paper will make a meaningful contribution to your knowledge.

 

             Es buah, or fruit ice, offers several health benefits. Firstly, it provides hydration, essential for overall health and well-being. Additionally, it incorporates a variety of fruits, each contributing its unique blend of vitamins, minerals, and antioxidants. These nutrients are crucial for supporting various bodily functions and promoting overall health. Moreover, consuming fruit ice can help cool down the body, especially during hot weather, providing relief and comfort. Overall, enjoying fruit ice is not only refreshing but also contributes to a balanced diet and promotes good health." 

 

HOW TO MAKE

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


The history of es buah, or fruit ice, traces back to Southeast Asia, particularly Indonesia, where it originated. This refreshing dessert has been enjoyed for generations, often served as a street food or in local eateries. Its popularity spread throughout the region, with variations found in Malaysia, Singapore, and other neighboring countries. In recent years, es buah has gained recognition beyond Southeast Asia, thanks to the growing popularity of Indonesian cuisine worldwide. Today, it can be found in Indonesian restaurants around the globe, delighting diners with its refreshing flavors and vibrant colors.

 

 

And in this paper, we will trying to make Es Buah. What ingridients and utensil  we need to prepare is:

 

Ingridients:

1.      Red syrup

2.      Condensed milk

3.      Melon

4.      Grape

5.      Kiwi

6.      Avocado

7.      Jackfruit

8.      Jelly

9.      Ice tube

 

Utensil :

1.      Glass bowl

2.      Knife

3.      Scoop fruit

4.      Peeler

5.      Tissue

6.      Spoms

 

Steps :

1.      Prepare the ingredients and add fruit that’s you like to add.

2.      Wash and cut a variety of fruits into bite-sized. Including avocado, kiwi, and others. You can use any combination of fruits you like.

3.      In a bowl, combine water and syrup, you can also add condensed milk for a sweet taste or a splash of lemon for a extra refreshing taste.

4.      After that, add chopped fruits and other ingredients to the syrup. You can arrange them in any order you like, mixing textures and colors for visual appeal.

5.      Add ice cube or put it to refrigerator for a while to make it cool and refreshing.

6.      For optional. Garnish the esbuah with additional fruits. For an extra decorative touch to the es buah.

7.      Put it to glass bowl.

8.      Serve it immediately after assembling. Provide spoon or straws for easy eating.

 

Feel free to customize your es buah according to your taste prefences, happy drinking!

 

 

CONCLUSION

Crafting fruit ice offers a delightful combination of flavors, textures, and health benefits. By blending different fruits together, you create a symphony of tastes that tantalize the taste buds and provide a refreshing experience. Moreover, the process allows for creativity and experimentation, enabling you to tailor the recipe to suit your preferences and dietary requirements. Whether enjoyed as a light snack, dessert, or thirst-quencher, fruit ice serves as a delicious and nutritious option for all occasions. Embrace the goodness of nature's bounty with each sip of this invigorating beverage.

 

The process of making fruit ice results in a tantalizing fusion of flavors and textures that offer a burst of refreshment with each sip. Beyond its delicious taste, fruit ice is a powerhouse of nutrients, providing vitamins, antioxidants, and hydration in every serving. It's a versatile treat that can be enjoyed on its own or as a complement to various dishes, making it suitable for any occasion. Whether you're looking to beat the heat, boost your intake of fruits, or simply treat yourself to something delightful, fruit ice is the perfect solution. So, indulge in this guilt-free pleasure and revel in the goodness of nature's bounty.


PROJEK MAPEL BIG

 Program yang telah dibuat merupakan program yang sederhana Pogram tersebut jika tidak dipecah menjadi subprogram masih dapat dikelola dengan mudah. Namun, hal yang perlu diperhatikan pada contoh tersebut adalah cara memecah suatu program menjadi beberapa subprogram dan cara mengirim pesan yang dipakai untuk menghubungkan subprogram dengan program utama. Setelah itu hal yang harus diperhatikan adalah penghitungan di atas dipecah menjadi empat subprogram. Hal ini akan memudahkan untuk mengecek bagian penghitungan mana yang memiliki kesalahan jika ada penghitungan atau proses yang kurang tepat. Pesan juga dapat dikirim ke beberapa subprogram secara bersama-sama.


        Pengiriman pesan Start digunakan untuk menjalankan subprogram pertama, yaitu setiap sprite akan diperintahkan untuk bagian menempati posisi awal. Selanjutnya, bagian utama program akan mengirimkan pesan Run untuk memerintahkan subprogram yang kedua disetia subprogram di ketigesan Start dan Run dikim yang kedua kepada di ketiga sprite dan subprogram tersebut akanΔ± doalankan secara bersama-sama.







PROGRAM RABBIT

   Pada pemrograman menggunakan pemrograman visual seperti Scratch, dengan kode-kode program terdiri atas kumpulan blok perintah, subprogram akan terdiri atas kumpulan blok perintah yang terpisah dari blok perintah utama. Salah satu cara agar bagian utama dan subprogram dapat berkomunikasi adalah dengan metode pengiriman pesan. Jika diperlukan bagian utama program akan mengirimkan pesan ke subprogram. Jika subprogram menerima pesan tersebut, subprogram tersebut akan dijalankan sesuai pesan yang diterimanya. 

            Blok perintah di Scratch umumnya digunakan untuk mengontrol sprite, dengan setiap sprite tidak terikat satu dengan yang lain, dan sprite dapat dijalankan bersama-sama, maka beberapa kumpulan blok perintah juga dapat dijalankan bersama-sama. Dengan kata lain, program utama dapat mengirimkan pesan kepada banyak subprogram dan semua subprogram yang menerima pesan tersebut akan dijalankan bersama-sama. Hal ini memberikan kemudahan kepada programmer. 

           Ketika membuat suatu program game dengan banyak sprite yang berinteraksi bersama-sama, sprite tersebut dapat dijalankan secara bersamaan. Untuk menunjukkan cara membuat dan mendefinisikan blok perintah sendiri dan menggunakannya untuk memecah program, membuat ulang program menghitung Luas, Keliling, dan Volume Tabung. Program ini menghitung Luas, Keliling, dan Volune Tabung dengan menentukan:

1. Jari-jari tabung

2. Tinggi tabung

            Disini kita akan membuat menghitung tabung, membuat suatu program untuk menghitung volume dan luas permukaan tabung menggunakan parameter jari-jari alas (r) dan tinggi tabung (t). Proses penghitungan akan dilakukan pada subprogram sendiri yang dipisahkan dari bagian program utama. Untuk menghubungkan program utama dan subprogram akan digunakan mekanisme pengiriman pesan, lalu program akan menampilkan hasil hasilnya seperti jari-jari, tinggi, luas, volume tabung, keliling dan luas tabung.







 Pada pemrograman menggunakan pemrograman visual seperti Scratch, dengan kode-kode program terdiri atas kumpulan blok perintah, subprogram akan terdiri atas kumpulan blok perintah yang terpisah dari blok perintah utama. Salah satu cara agar bagian utama dan subprogram dapat berkomunikasi adalah dengan metode pengiriman pesan. Jika diperlukan bagian utama program akan mengirimkan pesan ke subprogram. Jika subprogram menerima pesan tersebut, subprogram tersebut akan dijalankan sesuai pesan yang diterimanya. 

            Blok perintah di Scratch umumnya digunakan untuk mengontrol sprite, dengan setiap sprite tidak terikat satu dengan yang lain, dan sprite dapat dijalankan bersama-sama, maka beberapa kumpulan blok perintah juga dapat dijalankan bersama-sama. Dengan kata lain, program utama dapat mengirimkan pesan kepada banyak subprogram dan semua subprogram yang menerima pesan tersebut akan dijalankan bersama-sama. Hal ini memberikan kemudahan kepada programmer. 


            Ketika membuat suatu program game dengan banyak sprite yang berinteraksi bersama-sama, sprite tersebut dapat dijalankan secara bersamaan. Untuk menunjukkan cara membuat dan mendefinisikan blok perintah sendiri dan menggunakannya untuk memecah program, membuat ulang program menghitung Body Mass Index (BMI). Program ini menghitung berat badan ideal dengan rumus sebagai berikut :





MEMBUAT PROGRAM FUNGSI KUADRAT

Ketika ingin membuat program untuk menyelesaikan persoalan, kamu perlu memahami persoalan tersebut terlebih dahulu dengan cara memahami input apa saja yang akan mengubah keluaran ( hasil ) langkah-langkah penyelesaian yang diperlukan dan apa saja output yang diharapkan. Ketika ingin belajar memahami langkah-langkah penyelesaian, kamu perlu juga mengenali bagian proses yang dapat dilakukan dengan lebih baik jika menggunakan bantuan komputer dibandingkan dengan cara biasa. Hal ini akan dapat memberikan inovasi hasil yang lebih baik. Sebagai contoh seperti berikut

 














 CARA MENGGAMBAR DAN MEWARNAI DENGAN CRAYON CARANDHANCE 1,2



Crayon carandache biasanya di sering di gunakan di perlombaan menggambar / hanya menggambar saja, karena hasilnya halus dan tidak bertekstur.

Crayon carandache ada 2 macam tipe 

Carandache 1 bisa di gunakan untuk mewarnai saja 

Carandache 2 bisa di gunakan untuk mewarnai dan melukis, karena crayon carandache 2 tekstur nya lebih lembut jika terkena air akan menjadi water color



- Copyright © Satria Galih - Devil Survivor 2 - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -